Ratusan Lulusan SMK Ikut Tes Bursa Kerja Khusus >> Suara Merdeka, Minggu ( 12 Juni 2005)
SALATIGA- Ratusan lulusan dan siswa kelas III sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Salatiga, Klaten, Purworejo, Boyolali, dan sekitarnya, belum lama ini mengikuti test bursa kerja khusus (BKK) di SMK Teknologi an Industri Saraswati Salatiga.
Mereka memperebutkan 165 lowongan yang disediakan PT Yamaha Motor Indonesia di Jakarta.
Kepala SMK Saraswati Drs. Sugiman menjelaskan, BKK yang digelar untuk kali pertama oleh sekolahnya itu merupakan hasil kerja keras para guru dalam mengusahakan lapangan kerja bagi lulusan SMK. Selama ini, para siswa dan alumni terpaksa mengikuti BKK di luar kota seperti di Magelang.
"Saya berharap kerja sama dengan perusahaan untuk menyerap tenaga kerja dari SMK dapat terus dilanjutkan. Tidak hanya untuk SMK Saraswati, tetapi juga untuk lulusan SMK lainnya," ujar Sugiman didampingi Kepala BKK Sumiyoto, S. Pd.
Lolos Seleksi
Pendaftar yang datang dengan mengisi formulir BKK jumlahnya cukup banyak, sedangkan peserta yang lolos seleksi langsung mengikuti tes akademik dengan pengawas dari PT Yamaha Motor ada 214 orang.
Sugiman mengakui, peminat lulusan SMK yang mengikuti BKK sebenarnya cukup banyak, bahkan mencapai ribuan. Namun karena kapasitas pelaksanaan terbatas maka jumlahnya dibatasi.
Setelah para peserta lulus tes, pekan depan mereka langsung mengikuti tes kesehatan dan segera diberangkatkan ke Jakarta. Tes kesehatan akan dilakukan langsung oleh tim dari PT Yamaha Motor.
SMK Saraswati dipercaya sebagai pelaksana BKK karena banyak lulusan sekolah yang berdiri sejak 1970 tersebut diserap di berbagai sektor industri.
"Bahkan beberapa lulusan kami telah diserap sejumlah industri di Malaysia dan Jepang sebagai tenaga teknisi di sejumlah perusahaan otomotif, listrik, dan industri lainnya," ujar Sugiman. (H2-54n) |